Kesaksian Kisah Nyata anak SMU Ketemu Tuhan Yesus di Jakarta!?
Grace Wiradjaja
Pada saat itu, saya berdoa, "Tuhan, tunjukkan bahwa
Engkau sungguh ada. Buktikan bahwa retreat ini sungguh mendatangkan sesuatu untuk Grace, Tuhan. Tapi kalau
sampai retreat ini selesai dan Grace tidak merasakan apapun, maaf Tuhan, tapi Grace akan meninggalkan Tuhan."
Setelah berkata demikian, tiba-tiba dalam bayangan saya, saya melihat Tuhan Yesus menangis dan berkata, "Grace,
Tuhan sayang sama Grace tanpa syarat." Jujur, waktu itu hati saya langsung hancur dan saya langsung menangis
mendengar perkataan Tuhan yang begitu singkat tapi mendalam. Tapi saya tidak berani berkata macam-macam kepada
Tuhan, saya hanya berkata, "Baik, Tuhan. Tolong buktikan saja."
"Iya, Grace. Tapi tolong buka hati Grace benar-benar buat Tuhan selama 6 hari ini", jawab Tuhan lagi.
"Grace, Tuhan akan menjelaskan semuanya."
Ada suara Tuhan Yesus yang dengan sangat jelas terdengar pada telinga saya. Kemudian, Tuhan Yesus menjelaskan
kepada saya mengenai segala hal yang terjadi dalam hidup saya, tentang apa maksud Tuhan untuk tidak mengangkat
habis seluruh luka batin saya, tentang setiap masalah yang saya miliki, dan yang terpenting tentang mengapa baru saat
ini, di saat saya tidak terlalu mengharapkan adanya pelukan Tuhan, Ia malah baru datang dan menyapa saya.
Kata Tuhan demikian, "Grace tahu, semua sudah Tuhan atur. Ini adalah saat yang tepat bagi Tuhan untuk memeluk dan
menggendong Grace."
Setelah sekitar 1 jam setelah itu, saya meminta Tuhan untuk benar-benar menggendong saya yang sedang terbaring di
lantai. Dengan lembut Tuhan menyelipkan tangan-tanganNya pada pinggang saya. Pinggang kiri saya mulai terangkat.
Tapi kemudian tiba-tiba saya merasa bahwa saya terlalu naif untuk mengakui bahwa Tuhan memang sungguh mencintai
saya. Saya meminta Tuhan menggendong saya semata-mata hanya karena saya ingin Tuhan menunjukkan kasih-Nya
terhadap saya.
Sewaktu saya terbujur kaku di hari kedua, Tuhan menunjukkan kepada saya 3 lingkaran besar yang menjadi bagian
dalam hidup saya. Lingkaran pertama, Tuhan menjelaskan setiap masalah yang saya alami. Lingkaran kedua, mengenai
semua kekecewaan yang ada pada hati saya. Dan lingkaran ketiga, mengenai betapa besar kerinduan saya akan
kehadiran Tuhan atas saya. Dan Tuhan menjelaskan itu satu per satu! Tuhan mampu menjelaskan semua itu!
Tuhan memperlihatkan kepada saya, seluruh yang terjadi pada saya sejak saya masih dalam kandungan! Tuhan
memperlihatkan bagaimana ibu saya merasa sedih karena sikap ayah saya yang kasar ketika saya masih dalam
kandungan, Tuhan menunjukkan bagaimana saya dapat lahir, bagaimana saya bertumbuh, terlebih bagaimana Tuhan
mencurahkan seluruh berkat dan rahmat-Nya lewat setiap masalah yang Tuhan izinkan masuk dalam hidup saya! Tuhan
seperti menunjukkan, "Gini loh, grace, kalau dalam masalah itu tidak ada berkat Tuhan yang kamu terima!"
Jangan pernah mengharapkan bahwa masa depan Anda sepenuhnya berada dalam tangan Anda. Ketika saya berdoa,
"Tuhan, saya mau apa yang saya rencanakan, bahwa saya akan mendapat beasiswa S2, bahwa saya akan kuliah di
Itali, dan sebagainya terjadi!", Tuhan malah menjawab, "Grace, Tuhan punya hal yang jauh lebih besar, jika Grace mau
mengikuti rencana Tuhan."
Apa yang bisa kita ambil dari sini? Hiduplah saat ini juga! Jangan mematok harga mati untuk masa depan Anda! Tuhan
punya tawaran yang jauh lebih menggiurkan!
Lewat tulisan ini, saya sungguh berharap, agar Anda semua, dapat terus berharap dalam menunggu pemenuhan janjijanji
Tuhan dalam hidup Anda! Saya sudah menunggu 2 tahun untuk merasakan tangan kuat-Nya menggendong saya.
Dan saya pun akan terus menerus menunggu Tuhan lagi untuk merasakan bagaimana Tuhan Yesus kembali memeluk
saya lagi, sampai kapan pun itu!
Hidup Anda akan terus berubah. Dan Anda tidak akan pernah dapat meramalkan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Tuhan Yesus sungguh mencintai satu per satu dari Anda, betapa pun kotornya Anda, betapa pun dosa yang pernah
Anda perbuat.
Tunggulah. Semua ada waktunya.
Tuhan memberkati.
Pada saat itu, saya berdoa, "Tuhan, tunjukkan bahwa
Engkau sungguh ada. Buktikan bahwa retreat ini sungguh mendatangkan sesuatu untuk Grace, Tuhan. Tapi kalau
sampai retreat ini selesai dan Grace tidak merasakan apapun, maaf Tuhan, tapi Grace akan meninggalkan Tuhan."
Setelah berkata demikian, tiba-tiba dalam bayangan saya, saya melihat Tuhan Yesus menangis dan berkata, "Grace,
Tuhan sayang sama Grace tanpa syarat." Jujur, waktu itu hati saya langsung hancur dan saya langsung menangis
mendengar perkataan Tuhan yang begitu singkat tapi mendalam. Tapi saya tidak berani berkata macam-macam kepada
Tuhan, saya hanya berkata, "Baik, Tuhan. Tolong buktikan saja."
"Iya, Grace. Tapi tolong buka hati Grace benar-benar buat Tuhan selama 6 hari ini", jawab Tuhan lagi.
"Grace, Tuhan akan menjelaskan semuanya."
Ada suara Tuhan Yesus yang dengan sangat jelas terdengar pada telinga saya. Kemudian, Tuhan Yesus menjelaskan
kepada saya mengenai segala hal yang terjadi dalam hidup saya, tentang apa maksud Tuhan untuk tidak mengangkat
habis seluruh luka batin saya, tentang setiap masalah yang saya miliki, dan yang terpenting tentang mengapa baru saat
ini, di saat saya tidak terlalu mengharapkan adanya pelukan Tuhan, Ia malah baru datang dan menyapa saya.
Kata Tuhan demikian, "Grace tahu, semua sudah Tuhan atur. Ini adalah saat yang tepat bagi Tuhan untuk memeluk dan
menggendong Grace."
Setelah sekitar 1 jam setelah itu, saya meminta Tuhan untuk benar-benar menggendong saya yang sedang terbaring di
lantai. Dengan lembut Tuhan menyelipkan tangan-tanganNya pada pinggang saya. Pinggang kiri saya mulai terangkat.
Tapi kemudian tiba-tiba saya merasa bahwa saya terlalu naif untuk mengakui bahwa Tuhan memang sungguh mencintai
saya. Saya meminta Tuhan menggendong saya semata-mata hanya karena saya ingin Tuhan menunjukkan kasih-Nya
terhadap saya.
Sewaktu saya terbujur kaku di hari kedua, Tuhan menunjukkan kepada saya 3 lingkaran besar yang menjadi bagian
dalam hidup saya. Lingkaran pertama, Tuhan menjelaskan setiap masalah yang saya alami. Lingkaran kedua, mengenai
semua kekecewaan yang ada pada hati saya. Dan lingkaran ketiga, mengenai betapa besar kerinduan saya akan
kehadiran Tuhan atas saya. Dan Tuhan menjelaskan itu satu per satu! Tuhan mampu menjelaskan semua itu!
Tuhan memperlihatkan kepada saya, seluruh yang terjadi pada saya sejak saya masih dalam kandungan! Tuhan
memperlihatkan bagaimana ibu saya merasa sedih karena sikap ayah saya yang kasar ketika saya masih dalam
kandungan, Tuhan menunjukkan bagaimana saya dapat lahir, bagaimana saya bertumbuh, terlebih bagaimana Tuhan
mencurahkan seluruh berkat dan rahmat-Nya lewat setiap masalah yang Tuhan izinkan masuk dalam hidup saya! Tuhan
seperti menunjukkan, "Gini loh, grace, kalau dalam masalah itu tidak ada berkat Tuhan yang kamu terima!"
Jangan pernah mengharapkan bahwa masa depan Anda sepenuhnya berada dalam tangan Anda. Ketika saya berdoa,
"Tuhan, saya mau apa yang saya rencanakan, bahwa saya akan mendapat beasiswa S2, bahwa saya akan kuliah di
Itali, dan sebagainya terjadi!", Tuhan malah menjawab, "Grace, Tuhan punya hal yang jauh lebih besar, jika Grace mau
mengikuti rencana Tuhan."
Apa yang bisa kita ambil dari sini? Hiduplah saat ini juga! Jangan mematok harga mati untuk masa depan Anda! Tuhan
punya tawaran yang jauh lebih menggiurkan!
Lewat tulisan ini, saya sungguh berharap, agar Anda semua, dapat terus berharap dalam menunggu pemenuhan janjijanji
Tuhan dalam hidup Anda! Saya sudah menunggu 2 tahun untuk merasakan tangan kuat-Nya menggendong saya.
Dan saya pun akan terus menerus menunggu Tuhan lagi untuk merasakan bagaimana Tuhan Yesus kembali memeluk
saya lagi, sampai kapan pun itu!
Hidup Anda akan terus berubah. Dan Anda tidak akan pernah dapat meramalkan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Tuhan Yesus sungguh mencintai satu per satu dari Anda, betapa pun kotornya Anda, betapa pun dosa yang pernah
Anda perbuat.
Tunggulah. Semua ada waktunya.
Tuhan memberkati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar